Sebab menurutnya dalam menghadapi pandemi corona ini segala sesuatu termasuk pembelian harus dilakukan dengan bijak. Misalnya, masyarakat harus menimbang antara pengeluaran dan penghasilannya secara seimbang.
"Padahal dia lupa pemasukannya berkurang. Dia enggak sadar tapi dia sudah karung membuat pengeluaran yang tidak terpakai juga," jelasnya.
Baca Juga: Alasan Harus Punya Dana Darurat, untuk Peristiwa Tak Terduga
Namun menurut Prita secara keseluruhan adanya pandemi virus corona ini juga merubah pola pikir masyarakat. Misalnya, biasanya masyarakat enggan memikirkan tentang pengelolaan keuangan kini berubah menjadi lebih peduli pada finansial.
"Ada hikmah positif sejak krisis ini 83% rumah tangga akhirnya sadar harus mengelola keuangan. Tadinya cuek sekarang jadi di syukuri banget. Ada gajian disyukuri banget da THR Jadi sederhana mengelola keuangan," kata Prita.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)