JAKARTA - Pandemi virus corona mengifeksi hampir seluruh negara di dunia. Bahkan, virus corona atau covid-19 ini tidak mengenal baik negara maju maupun berkembang seluruhnya terdampak termasuk Indonesia
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, seluruh negara di dunia mengaku tidak siap dalam menghadapi pandemi virus corona ini. Mengingat virus ini menyebar dengan begitu cepatnya.
Baca juga: Tanda-Tanda Ekonomi Indonesia Negatif pada Kuartal II-2020
"Seluruh pemerintah dunia tidak siap dan ini harus dipersiapkan untuk menghadapi pandemi ini," ujarnya dalam diskusi virtual, Senin (22/6/2020).
Menurut Tjahjo, sangat wajar jika seluruh pemerintah negara-negara di dunia begitu gagap dalam mengambil kebijkan menghadapi pandemi virus corona ini. Mengingat, kejadian ini baru pertama kali dialami oleh seluruh negara.
Baca juga: Kontraksi Ekonomi April-Mei 2020, Sri Mulyani: Kondisi Terburuk
Sehingga, sangat wajar negar-negara di dunia mengambil kebijakan baurannya masing-masing dalam menghadapi pandemi virus corona. Ada negara yang menutup total negaranya atau lockdown ada juga yang melakukan pembatasan sosial bersakal besar (PSBB) seperti halnya Indonesia.
"Memang wajar semua pemerintahan awalnya gagap menghadapi pandemi ini baik negara besar maupun kecil," ucapnya.
Meskipun begitu lanjut Tjahjo, dirinya percaya bahwa Indonesia akan bisa melalui cobaan ini. Apalagi seluruh pihak bersemangat untuk sama-sama menghadapi pandemi virus corona agar segera berakhir.
"Tapi kami yakin Indonesia ini ada semangat tidak hanya meredam, tidak hanya berbuat sesuatu dengan gotong royong dengan menerapakn birokrasi yang harus lebih efisien dan efektif dan mengikuti protokol kesehatan," jelasnya.
(Rani Hardjanti)