Hitung seksama kebutuhan modal yang dibutuhkan untuk mencapai target-target di rencana usaha, misalnya target kapasitas produksi, penjualan dan lain-lain. Rincikan pula, berapa modal untuk investasi, dan berapa untuk operasional.
Investasi terdiri dari membeli tanah, mesin dan urusan izin. Sedangkan, operasional adalah fee konsultan, gaji karyawan, air, listrik dan lain-lain.
Baca juga: Masih Banyak UMKM Belum Rasakan Stimulus Rp123,4 Triliun
2. Mengenal Ragam Akses Modal
Jenis akses modal ada yang bersifat pinjaman (harus dicicil dan kembalikan). Ada yang penanaman modal atau ekuitas (tidak perlu dikembalikan, tetapi berbagi kepemilikan dan pengendalian perusahaan).
Pelajari lebih kurangnya, dan tentukan mana yang perlu diprioritaskan untuk konteks kebutuhan perusahaan saat ini.