"Untuk Paket 2 (Setu-Taman Mekar) pembebasan lahan mencapai 8,14% dan Paket 1(Jatiasih-Setu) mencapai 0,99%. Lalu, proses konstruksi untuk Paket 1 dan 2 masih menunggu progres pengadaan lahan dan penyelesaian Detail Engineering Design (DED)," ujar dia pada keterangan tertulisnya, Senin (6/7/2020).
Baca juga: Tol Layang Jakarta-Cikampek Ditutup, Ini Titik Penutupannya
Dia menjelaskan, saat ini PT JJS terus mengupayakan percepatan pembebasan lahan dengan melakukan identifikasi permasalahan pengadaan tanah di lapangan. Selain itu, PT JJS juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk meminimalisir kendala agar pembangunan fisik dapat dipercepat.
"Saat ini, masih dilakukan penjajakan kerja sama dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk sisa anggaran tahun anggaran 2016-2019 guna memperlancar pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) kepada masyarakat atau pihak-pihak terdampak pembangunan jalan tol ini," ungkap dia.