Setelah itu pada fase kedua, Juda meyakini pada tahun 2021 telah memasuki fase pemulihan dengan terus mendorong akselerasi pemulihan ekonomi di antaranya mendorong permintaan, penyiapan ekonomi digital serta reaktifitas ekonomi. Juda sendiri optimis ekonomi Indonesia pada tahun 2021 dapat tumbuh pada level 6,71%.
"Untuk pemulihan ekonomi ini kuncinya sejauh mana efektivitas upaya kita menangani covid dan pemulihan ekonomi,"katanya
Dan terakhir fase ketiga ialah fase normalisasi kebijakan pada tahun 2022 hingga 2023 di mana penguatan kebijakan struktural harus terus dibangun agar dapat menjalankan ekonomi dalam era yang baru atau new normal.
"Jika bisa dilakukan ekonomi RI dapat tumbuh 5,35% pada 2022 serta 5,42% pada 2023," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)