Cerita Petani Rugi Ratusan Juta akibat Sawah Kebanjiran

Sigit Dzakwan, Jurnalis
Rabu 08 Juli 2020 11:27 WIB
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
Share :

Setelah puluhan tahun merantau di Kotawaringin Barat, dirinya selalu menanam komoditas yang berganti ganti. Kadang menanam padi dan juga sayur sayuran. Tahun ini dia menjerit lantaran jutaan batang daun bawang yang ditanam sebulan lalu tak bisa dipanen.

Baca Juga: Apa Sih Bedanya Benih dan Bibit?

Total daun bawang yang dia tanam jika kondisi normal bisa mencapai 5 ton atau 5.000 kilogram. Kerugian selain gagal panen adalah selama pandemi covid-19 harga jual ke tengkulak anjlok drastis. Saat kondisi normal harga jual ke tengkulak bisa mencapai Rp50.000 per kilogram. Namun selama pandemi hanya dibeli Rp20.000 per kilogram.

Meski belum waktunya dipanen, sebagian petani terpaksa memanen dini bawang prey untuk menekan kerugian yang lebih banyak. Dalam kurun waktu dua pekan belakangan ini petani rugi mencapai ratusan juta rupiah. Para petani berharap kepada pemerintah terkait agar memperhatikan petani, karena ekonomi warga yang berada desa kumpai batu bawah ini rata-rata dari bertani bawang prey ini.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya