JAKARTA - Pulau Bali dibuka kembali untuk wisata pada 31 Juli 2020. Namun belum semua turis bisa ke Bali. Aktivitas pariwisata di Pulau Dewata ini hanya diperuntukkan bagi wisatawan nusantara.
Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didin Junaedi mengatakan jumlah wisatawan lokal yang berkunjung ke Pulau Bali masih belum terlihat adanya lonjakan yang signifikan. Hal tersebut karena adanya jarak tempuh yang lama saat hendak transaksi di dalam bandara.
Baca juga: 3 Jurus Kemenparekraf Pulihkan Ekonomi Indonesia
“Domestik itu masih ribet kalau mau check-in di airport. Paling tidak dari rumah ke airport saja membutuhkan waktu 3-4 jam. Kemudian juga protokol kesehatan, ini salah satunya penyebab orang malas juga pergi ke Bali,” kata Didin dalam acara Market Review di IDX Channel, Rabu (12/8/2020).
Menurut dia, dengan adanya proses yang begitu lama, membuat para wisatawan lokal mengalihkan tujuan wisatanya seperti ke Yogyakarta atau menggunakan moda transportasi lainnya.