CHICAGO - Harga emas berjangka naik pada perdagangan Senin (17/8/2020) waktu setempat. Hal ini karena melemahnya obligasi treasury AS.
Melansir Xinhua, Jakarta, Selasa (18/8/2020), kontrak emas teraktif untuk pengiriman desember naik USD48,9 atau 2,51% ke 1.998,7 per ons. Hal ini dikarenakan, hasil obligasi Treasury 10-tahun menyusut kembali pada hari Senin setelah meningkat pada minggu lalu.
Baca juga: 75 Tahun Indonesia Merdeka, Harga Emas Antam Turun Rp5.000
Sementara itu, sebuah laporan yang dirilis oleh Federal Reserve New York pada hari Senin menunjukkan indeks kondisi bisnis Empire State turun 13,5 poin menjadi 3,7 poin pada Agustus. Lebih buruk dari yang diharapkan.
Ini mungkin merupakan sinyal bagi beberapa investor bahwa optimisme yang ditunjukkan selama jeda singkat dalam Covid-19 pada bulan Juli mungkin tidak beralasan. Hal ini karena banyak bisnis tetap tutup atas kemauan mereka sendiri, bahkan ketika gubernur mencabut mandat penguncian.
Baca juga: Harga Emas Dunia Merosot Imbas Naiknya Imbal Hasil Treasury AS
Sementara itu, Perak untuk pengiriman September naik USD1,578 atau 6,05% menjadi ditutup pada USD27,677 per ons. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD8,5 atau 0,89 menjadi ditutup pada USD967,6 per ons.
(Fakhri Rezy)