Strategi KB Kookmin buat Saham Bank Bukopin Naik 23,86%

Fakhri Rezy, Jurnalis
Senin 24 Agustus 2020 13:38 WIB
Saham (Shutterstock)
Share :

JAKARTA - KB Kookmin Bank sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) di PT Bank Bukopin Tbk (BBKP), akan melakukan transformasi sebagai suatu strategi. Apalagi, keduanya memiliki kemiripan bisnis yaitu di sisi ritel.

Diungkapkan Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A. Purwantono, Kokmin Bank merupakan bank terbesar untuk mortgage, sehingga pada masa mendatang perkembangannya di Asia akan fokus di sektor UMKM, ritel, dan microfinance. Bisnis inti Bank Bukopin dengan Kookmin memiliki kemiripan yakni pada segmen ritel.

 Baca juga:OJK Setujui Kookmin Menjadi Pemegang Saham Pengendali Bukopin

Dengan begitu porsi ritel dapat dikembangkan menjadi 80 persen, dan sisanya tetap dijaga di korporasi. Dengan penambahan investasi KB di berbagai aspek, transformasi manajemen dan perseroan dapat lebih cepat, sehingga mampu melayani nasabah dengan lebih baik lagi.

Transformasi tersebut tampaknya disambut baik oleh investor. Dari pantauan Okezone, Jakarta, Senin (24/8/2020), saham Bank Bukopin langsung melesat Rp47 atau 23,86% ke Rp244 hingga sesi I hari ini. Adapun Volume perdagangan mencapai 1,33 miliar lembar saham dengan nilai Rp303,51 miliar.

 Baca juga: Ini Strategi Bukopin dan Kookmin Tingkatkan Layanan KPR

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui masuknya KB Kookmin Bank sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) di Bank Bukopin yang merupakan hasil dari Penawaran Umum Terbatas V dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Persetujuan OJK tersebut dikeluarkan melalui Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tanggal 30 Juli 2020.

Selain itu, induk usaha KB yaitu KB Financial Group (KBFG) yang merupakan group finansial terbesar di Korea Selatan, juga disetujui menjadi Ultimate Shareholder Bank Bukopin. Dengan keputusan OJK ini, maka Bank Bukopin saat ini memiliki 2 PSP yaitu KB Kookmin Bank dengan jumlah saham 33,90% dan Bosowa Corporindo sebesar 23,4%.

Saham lainnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia 6,37%, dan pemegang saham publik dengan kepemilikan di bawah 5%, mencapai 36,33%.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya