JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan kemarin. Harga emas turun karena investor optimis tentang penemuan obat covid-19.
Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember turun USD7,8 atau 0,4% menjadi ditutup pada USD1.939,2 per ounce, dilansir dari Xinhua, Selasa (25/8/2020).
Baca juga: Makin Mahal, Harga Emas Dibanderol Rp1.058.000/Gram
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS telah mengizinkan plasma orang yang sembuh dari covid untuk digunakan dalam pengobatan covid-19. Ini memberi tekanan pada emas karena alat tambahan yang digunakan penyedia layanan kesehatan memberi investor alasan untuk optimis tentang tingkat pemulihan pasien covid-19.
Sebuah laporan yang dirilis oleh Chicago Federal Reserve menunjukkan indeks aktivitas nasionalnya turun menjadi 1,18 pada Juli. Meskipun angka tersebut turun dari rekor tertingginya di bulan Juni, angka tersebut masih berada di wilayah positif, karena nilai nol indeks menunjukkan bahwa ekonomi nasional sedang berkembang pada tingkat tren pertumbuhan historisnya.
Sementara itu harga Perak untuk pengiriman September turun 12,5 sen atau 0,47% menjadi ditutup pada USD26,607 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD1,6 atau 0,17% menjadi ditutup pada USD924,5 per ounce. (kmj)
(Rani Hardjanti)