JAKARTA - Dalam tantangan mengembalikan kejayaan rempah-rempah, Kementerian Pertanian (Kementan) RI mengupayakan membangun nursery modern. Hal ini agar mampu menangani hambatan utama penurunan produktivitas pala di Maluku dan Maluku Utara.
Hal tersebut dikarenakan, pala yang merupakan komoditas ekspor andalan Indonesia. Target Kementan sendiri di tahun 2021 adalah peningkatan produktivitas mencapai 42.900 ton per tahun.
Baca juga: 4 Langkah agar Lahan Pertanian Tak Dialihfungsikan Jadi Perumahan
Angka tersebut 18,37% lebih tinggi dari catatan produksi pala sebelumnya di tahun 2018 yang mencapai 36.242 ton per tahun. Berikut lebih lanjut tentang mengembalikan kejayaan pala di 2021 seperti dilansir dari laman Instagram @kementerianpertanian, Jakarta, Jumat (4/9/2020).
Pertama, kondisi terkini, dalam data statistik Ditjen Perkebunan menyebutkan di tahun 2018, luas area lahan pala di Indonesia yakni 202.325 hektar. Sementara, produksi mencapai 36.242 ton per tahun dan ekspor 20.202 ton per tahun.