"Kalau minggu depan, ada berita negatif dan jebol maka berpotensi kembali turun ke 4.825-4.850. Tapi, jika mampu bertahan bisa rebound maka next ke 5.100-5.150," ujarnya.
Terkait jenis emiten yang akan bergerak positif di minggu depan, kata dia, belum bisa diprediksi. Sebab itu tergantung dari situasi dan kondisi yang terjadi di Indonesia.
"Kalau saham yang dipilih atau dihindari agak susah memperkirakannya karena tergantung dari sentimen nantinya dan tergantung dari pemberitaan tiap-tiap emitennya," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)