Selain itu, daya beli masyarakat yang belum meningkat juga memberikan suatu kekhawatiran kepada investor bahwa kuartal III-2020 ini mau tidak mau perekonomian Indonesia harus mengakui akan masuk resesi.
"Kalau bisa disimpulkan kondisi pasar sedang tidak ada seperti steroid dalam jangka pendek, kalau dulu kan selalu ada stimulus tambahan yang bisa membuat pasar terus naik, tapi sekarang semua udah normalisasi dan bank sentral juga ingin melihat ekonomi tumbuh dengan sendirinya setelah suku bunga turun," ucapnya.
(Feby Novalius)