JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 4.865-5.097.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal negatif.
"Meskipun demikian, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan dalam risetnya, Rabu (23/9/2020).
Baca Juga: Dihujani Berita Negatif, IHSG Tak Cukup Kuat di Level 5.000
Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.865,27 hingga 4.778,71. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.975,54 hingga 5.097,14.
IHSG sebelumnya ditutup melemah 1,31% ke 4.934, terdapat 123 saham menguat, 305 saham melemah dan 147 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp6,8 triliun dari 9,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
ACES
Daily (1515) (RoE: 13.92%; PER: 35.97x; EPS: 42.12; PBV: 5.02x; Beta: 1.04): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1490 – 1520, dengan target harga secara bertahap di level 1550, 1700 dan 1850. Support: 1490 & 1435.
ASRI
Daily (116) (RoE: -10.62%; PER: -2.24x; EPS: -52.30; PBV: 0.24x; Beta: 1.85): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 113 – 116, dengan target harga secara bertahap di level 119, 124, 144, 164 dan 182. Support: 113 & 103.
BBNI
Daily (4540) (RoE: 7.78%; PER: 9.42; EPS: 481.76; PBV: 0.73; Beta: 2.03): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 4460 – 4540, dengan target harga di level 4650, 5350, 6025 dan 6675. Support: 4350 & 4125.
BBRI
Daily (3130) (RoE: 10.55%; PER: 18.77x; EPS: 166.72; PBV: 1.98x; Beta: 1.46): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 3010 - 3130, dengan target harga secara bertahap di level 3240, 3780 dan 4320. Support: 3010 & 2830.
BMRI
Daily (5300) (RoE: 10.92%; PER: 11.89x; EPS: 445.58; PBV: 1.30x; Beta: 1.53): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 5175 – 5325, dengan target harga secara bertahap di level 5600, 6400, 6575 dan 7550. Support: 5175, 4860 & 4630.
HOKI
Daily (750) (RoE: 7.05%; PER: 37.29x; EPS: 19.98; PBV: 2.61x; Beta: N/A): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 730 – 750, dengan target harga secara bertahap di level 765, 785, 800 dan 855. Support: 715 & 695.
PTPP
Daily (830) (RoE: 0.22%; PER: 161.48x; EPS: 5.14; PBV: 0.36x; Beta: 2.83): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 810 – 830, dengan target harga secara bertahap di level 840, 870, 895, 995, 1095 dan 1195. Support: 795.
TPIA
Daily (6925) (RoE: -3.49%; PER: -145.37x; EPS: -47.98; PBV: 5.08x; Beta: 1.76): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6875 – 6925, dengan target harga secara bertahap di level 7025, 7225, 7475, 8075 dan 8650. Support: 6875 & 6750.
(Dani Jumadil Akhir)