Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diskon Listrik 50 Persen PLN di April 2026: Jadwal, Syarat, Cara Klaim hingga Rincian Biayanya

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 18 April 2026 |05:01 WIB
Diskon Listrik 50 Persen PLN di April 2026: Jadwal, Syarat, Cara Klaim hingga Rincian Biayanya
Diskon Listrik 50 Persen PLN di April 2026: Jadwal, Syarat, Cara Klaim hingga Rincian Biayanya (Foto: PLN)
A
A
A

JAKARTA - Program diskon listrik 50 persen PLN berlaku lagi di April 2026. Program ini berupa diskon tambah daya listrik 50 persen yang kembali digelar PT PLN (Persero) hingga 28 April 2026.

PLN menghadirkan program diskon tambah daya listrik 50 persen "Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar" guna mendukung penerapan Work From Home (WFH) di masyarakat menyusul terbitnya kebijakan pemerintah terkait hal tersebut. 

Jadwal Diskon Listrik

Promo diskon tambah daya listrik 50 persen berlangsung mulai 15 April hingga 28 April 2026.

Promo diskon tambah daya listrik 50 persen ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal mulai dari 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin melakukan penambahan daya hingga 7.700 VA.

Penjelasan PLN soal Diskon Listrik

Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menjelaskan, momentum WFH membuat kebutuhan listrik rumah tangga meningkat. Untuk itu, perseroan menghadirkan program ini guna memberikan kenyamanan masyarakat, sehingga dapat beraktivitas secara optimal dari rumah.

“Melalui program ini, PLN ingin memberikan kemudahan tambah daya listrik bagi pelanggan dengan biaya yang lebih rendah, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas di rumah khususnya WFH dengan nyaman tanpa khawatir kekurangan daya,” ujar Adi di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Hemat Biaya 50 Persen

Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya awal 1.300 VA yang ingin menambah daya menjadi 7.700 VA cukup membayar Rp3.100.800, atau hemat 50 persen dibandingkan biaya normal sebesar Rp6.201.600.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement