JAKARTA - Bursa berjangka Amerika Serikat dan Eropa anjlok berbanding terbalik dengan saham Asia dan Dolar yang melonjak. Pergerakan ini setelah Presiden AS Donald Trump dinyatakan Positif Covid-19.
Trump mengatakan bahwa dia dan istrinya Melania Trump dinyatakan positif dan mereka sekarang akan mengkarantina diri mereka sendiri. Mereka diuji setelah Hope Hicks, salah satu asisten terdekatnya, memberikan hasil positif untuk Covid-19.
Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat Berkat Saham Amazon hingga Facebook
Melansir Bloomberg, Jakarta, Jumat (2/10/2020), ekuitas berjangka AS dan Eropa mengalami kejatuhan setelah pengumuman tersebut. Nasdaq 100 berjangka sekitar 2% lebih rendah dan kerugian minyak mentah diperpanjang. Kontrak pada Indeks Volatilitas Cboe melonjak sekitar 10%.
Namun, beberapa instrumen masih tetap mengambil untung. Seperti yen dan treasury mengalami kenaikan karena dianggap aset safe haven.
Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat, Investor Abaikan Resesi Imbas Covid-19
Namun, bursa efek Tokyo mengalami kejatuhan hingga 1% usai perdagangan Kamis. Pasar di China, Hong Kong, Taiwan, India, dan Korea Selatan tutup untuk liburan. Yuan lepas pantai turun tipis dari level terkuatnya sejak Mei 2019.