Dolar AS Lesu Tertekan Euro dan Poundsterling

Giri Hartomo, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2020 07:36 WIB
Dolar AS Melemah (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) turun terhadap mata uang berisiko, karena optimisme parlemen AS segera menyetujui stimulus baru untuk menangani dampak ekonomi akibat virus corona. Investor juga menunggu kabar terbaru tentang tingkat gejala Covid-19 yang dialami Presiden Donald Trump.

"Saya pikir pasar yakin cepat atau lambat stimulus fiskal akan terwujud setelah data yang terus menunjukkan ekonomi AS yang moderat," kata Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions Joe Manimbo, dilansir dari CNBC, Selasa (6/10/2020).

Baca Juga: Dolar hingga Yen Perkasa Setelah Trump Positif Covid-19

Optimisme adanya stimulus baru didukung pernyataan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows. Dia mengatakan masih ada potensi kesepakatan antara anggota parlemen tentang bantuan ekonomi yang lebih banyak, dan Presiden Trump berkomitmen untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.

Sementara itu, diagnosis Covid-19 pada Presiden Trump menambah ketidakpastian ekonomi dan pemilihan presiden AS pada 3 November. Hal ini pun sangat berarti bagi greenback.

Baca Juga: 8 Jenis Vaksin Covid-19 Masuk Uji Klinis Tahap III

“Tidak ada konsensus yang jelas tentang bagaimana dolar harus diperdagangkan pada tingkat ketidakpastian politik seperti ini di AS,” kata Ahli Strategi FX Senior Rabobank Jane Foley.

Euro naik 0,50% menjadi USD1,1774 atau level tertinggi sejak 21 September. Dolar Australia naik 0,17% menjadi USD0,7174. Sterling naik 0,35% menjadi USD1,2976.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya