JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) berencana menerbitkan obligasi lewat Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III Tahap IV. Obligasi diterbitkan pada Oktober 2020 dengan nilai yang mencapai Rp1 triliun.
Executive Vice President Keuangan dan Operasional PNM Sunar Basuki mengatakan, langkah perseroan untuk menerbitkan obligasi untuk mendukung pembiayaan program Membina Keluarga Sejahtera (Mekar) PNM.
Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris PNM, Berikut Daftarnya
"Di Oktober sampai September (2020) kita merencanakan untuk menerbitkan obligasi melalui PUB III tahap IV, apabila market di pasar membaik, hal ini dalam rangka meningkatkan bisnis Mekar PNM," ujar Sunar dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Rabu (7/10/2020).
Sunar menjelaskan, struktur pendanaan perseroan pelat merah itu secara mayoritas berasal dari pasar modal. Rinciannya, 22% dari perbankan dan 17% dari pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN). Hal ini yang kemudian membuat perseroan menyasar sumber pendanaan dari pasar modal.
Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi Pos Indonesia, Ada Bos Media Jadi Direktur
Terkait dari pendanaan, PNM juga akan menerbitkan medium term notes (MTN) melalui reksa dana di anak usahanya, PT PNM Investment Management (PNM IM) senilai Rp1 triliun.
Sementara itu, dalam mendukung pertumbuhan perseroan, pemerintah pun akan menambahkan PMN kepada perseroan sebesar Rp 1,5 triliun.
(Feby Novalius)