NEW YORK - Harga emas melonjak lebih dari 1% pada hari Jumat (9/10/2020) waktu setempat. Hal ini dikarenakan dolar melemah.
Dalam perjalanan ke kenaikan mingguan kedua berturut-turut, harga emas naik juga disebabkan negosiasi baru untuk stimulus AS mendorong investor untuk membeli emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
Baca juga: Daftar Lengkap Kenaikan Harga Emas Antam, Termurah Rp533.000
Mengutip CNBC, Jakarta, Sabtu (10/10/2020), spot emas naik 1% menjadi USD1.912,22 per ons, selama sepekan sudah naik 0,7%. Sedangkan, emas berjangka AS naik 1,2% menjadi USD1.917,90.
“Perputaran apakah kita akan mendapatkan stimulus atau tidak tampaknya mempengaruhi harga emas; emas telah reli karena stimulus besar dari Federal Reserve AS dan pemerintah, dan jika itu terus berlanjut, itu akan mendukung emas lebih lanjut," kata Robin Bhar, seorang analis independen.
Baca juga: Harga Emas Naik Tipis Menanti Kepastian Pilpres AS
Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin melanjutkan pembicaraan mereka mengenai rencana bantuan virus korona, setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan negosiasi awal pekan ini.
Bhar menambahkan, investor yang memiliki portofolio di ekuitas, pendapatan tetap juga akan mencoba mencari cara untuk melindungi nilai ketidakpastian ekonomi dan stimulus.