JAKARTA – Pasar saham Amerika Serikat (AS) diprediksi belum kembali pulih dalam waktu dekat akibat terkena kontraksi dari pandemi virus corona. Terlebih, kondisi bursa saham diramalkan makin diperparah dan akan anjlok dalam waktu 18 bulan ke depan.
"Saya pikir dalam 18 bulan ini akan jatuh cukup dalam. Ketika kejatuhan besar berikutnya terjadi, saya pikir AS akan menjadi pasar dengan kinerja terburuk," kata Founder and CEO of DoubleLine Capital Jeff Gundlach dalam wawancara seperti yang dilansir dari businessinsider, Senin (12/10/2020).
Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat karena Angin Segar Akan Stimulus Ekonomi
Menurut dia, kinerja saham yang cuan di bursa hanya berasal dari perusahaan di sektor teknologi seperti Apple dan Amazon serta perseroan lain yang bergerak di sektor daring. Sebab, tak dapat dipungkiri bila hanya mereka yang mendapatkan sentimen positif selama pandemi Covid-19 ini.
"Jika Anda ingin memiliki saham AS, Anda harus memiliki saham perusahaan teknologi. Saya pikir itu satu-satunya kesempatan Anda untuk menghasilkan uang,” ujarnya.