CEO Russian Direct Investment Fund (RDIF) Kirill Dmitriev mengatakan, pihaknya bahkan saat ini telah berencana untuk memproduksi vaksin tersebut di lima negara.
Dmitriev, yang berbicara saat menggelar konferensi pers virtual mengatakan bahwa awalnya muncul ide bahwa vaskin ini sebaiknya hanya untuk warga Rusia dan jangan diungkap ke dunia internasional. Namun, jelas Dmitriev, ini adalah pendekatan yang sangat salah dan oleh karena itu Rusia memutuskan terbuka mengenai vaksin ini kepada dunia.
"Kami tunjukkan bahwa Rusia siap bekerjasama dengan semua negara. Dan kami akan melakukan uji klinis, seperti yang Anda ketahui. Tidak hanya di Rusia, tetapi juga di Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Filipina, mungkin di Brasil, atau di India, mungkin di kedua negara ini," ucapnya.
(Dani Jumadil Akhir)