JAKARTA – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada perdagangan kemarin. Harga emas jatuh tertekan penguatan dolar AS.
Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember turun USD2,5 atau 0,13% menjadi ditutup pada USD1.906,4 per ounce, dilansir dari Xinhua, Sabtu (17/10/2020).
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Lagi, Kini Dibanderol Rp1.011.000/Gram
Data ekonomi positif juga meredam emas. Sebuah laporan yang dirilis pada hari Jumat oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan ritel naik 1,9% pada September, naik 1,5% dari pembacaan 0,6% pada Agustus.
Sebuah laporan University of Michigan menempatkan indeks sentimen konsumen pada pembacaan 81,2 pada awal Oktober, lebih kuat dari pembacaan 80,4 pada September.
Namun demikian, Federal Reserve melaporkan pada hari Jumat bahwa output industri turun 0,6% pada bulan September, jatuh untuk pertama kalinya dalam lima bulan, mencegah jatuhnya emas.
Adapun harga Perak untuk pengiriman Desember naik 18,1 sen atau 0,75 menjadi ditutup pada USD24,405 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik USD8 atau 0,93% menjadi ditutup pada USD869,3 per ounce.
(Dani Jumadil Akhir)