Kalbe Farma Kantongi Laba Rp2,02 Triliun di Tengah Covid-19

Aditya Pratama, Jurnalis
Sabtu 31 Oktober 2020 12:09 WIB
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

“Dampak Covid-19 menyebabkan Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang negatif di kuartal kedua dan ketiga tahun 2020, tetapi Perseroan dapat mempertahankan pertumbuhan penjualan dan laba bersih yang positif,” ujar Direktur Keuangan Kalbe, Bernadus Karmin Winata, Sabtu (31/10/2020).

Sementara itu, laba bersih pemilik entitas induk mencapai Rp2,02 triliun di sembilan bulan pertama tahun 2020, naik 5,8% dibandingkan Rp1,91 triliun di periode yang sama di tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan bersih terutama disebabkan oleh peningkatan efisiensi di biaya operasional dan tarif pajak yang lebih rendah.

Melihat kondisi pandemi Covid-19 yang akan berlanjut sampai akhir tahun, Perseroan merevisi target pertumbuhan penjualan bersih tahun 2020 sebesar 4% sampai 6% dengan proyeksi pertumbuhan laba bersih sekitar 8% sampai 10%.

"Perseroan juga mempertahankan anggaran belanja modal sebesar Rp1,0 triliun yang akan digunakan untuk perluasan kapasitas produksi dan distribusi. Rasio pembagian dividen dipertahankan pada rasio 45%-55%, dengan memperhatikan ketersediaan dana dan kebutuhan pendanaan internal," ucapnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya