JAKARTA - Orang terkaya di muka bumi Jeff Bezos menjual saham Amazon senilai USD3 miliar atau setara Rp42,93 triliun (mengacu kurs Rp14.300 per USD). Berdasarkan perkiraan, Jeff Bezos akan mendapatkan uang sebesar USD2,3 miliar atau setara Rp32 triliun setelah dipotong pajak.
Mengutip dari Forbes, Jumat (6/11/2020), pendiri dari e-commerce Amazon ini akan tetap menjadi orang terkaya di dunia. Adapun total kekayaan Jeff Bezos mencapai USD189,6 miliar atau setara Rp2.714 triliun.
Baca juga: Berkah Pandemi, Amazon Kebanjiran Orderan
Tujuh dokumen baru yang diajukan ke SEC pada hari Rabu tepat saat pasar akan ditutup menunjukkan Bezos menjual tepat 1 juta saham Amazon minggu ini, atau 1,8% dari sahamnya. Dia menjual ketika saham Amazon diperdagangkan antara USD2.950 dan USD3.075 per saham.
Menurut pengajuan, penjualan adalah bagian dari rencana yang telah ditentukan untuk menjual Amazon sesuai dengan undang-undang perdagangan orang dalam.
Baca juga: Hampir 20.000 Pekerja Amazon Positif Covid-19
Ini adalah ketiga kalinya tahun ini Bezos menjual miliaran dolar saham Amazon. Dia sekarang memiliki 10,6% saham di perusahaan. Pada bulan Agustus, dia menjual saham Amazon senilai USD3,1 miliar atau setara Rp44,37 triliun.
Pada minggu pertama Februari, dia menjual lebih dari USD4 miliar atau setara Rp57,2 triliun saham Amazon. Secara total, pendiri Amazon telah menjual lebih dari USD10 miliar atau setara Rp143,14 triliun saham Amazon pada tahun 2020 saja.
Bezos telah membuat berbagai komitmen dalam beberapa tahun terakhir dalam hal amal. Dia mengumumkan Dana Bumi Bezos senilai USD10 miliar yang didedikasikan untuk memerangi perubahan iklim pada bulan Februari, meskipun dia belum mengumumkan rincian tentang pemberian yang direncanakan.
Dia juga menjanjikan UDD2 miliar pada tahun 2018 untuk mendanai amal yang ada membantu keluarga tunawisma, dan untuk memulai jaringan nirlaba, prasekolah yang terinspirasi Montessori untuk lingkungan berpenghasilan rendah. Akademi Bezos pertama dibuka pada bulan Oktober di sebuah kota di selatan Seattle, Washington, tempat berbasis Amazon.
(Fakhri Rezy)