JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyanyangkan perkembangan fintech di Indonesia masih rendah di Asean. Apalagi Indonesia masih tertinggal dari Malaysia dan Singapura yang teknologi fintechnya sudah berkembang pesat.
Rinciannya perkembangan fintech Singapura sebesar 98%, Thailand 82% dan Malaysia 85%.
Baca Juga: Kejar Singapura, Nilai Industri Fintech Diprediksi USD100 Miliar
"Inklusi keuangan kita masih rendah persentasenya yang hanya 75%. Kita masih punya pekerjaan rumah yang besar dalam pengembangan teknologi fintech," kata Jokowi dalam video virtual, Rabu (11/11/2020).
Kata dia, penyebab perkembangan fintech masih rendah yaitu masyarakat hanya menggunakan layanan keuangan Informal. Hal inilah menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.