JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat 61 juta siswa sudah mendapatkan subsidi kuota internet. Hal ini masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga: Hore, BLT Subsidi Gaji hingga Kartu Prakerja Lanjut di 2021
Rinciannya, subsidi kuota internet kepada 51 juta siswa, 9,96 juta murid pesantren dan madrasah hingga 5,3 juta mahasiswa. Selain itu, 1,12 juta mahasiswa di lingkungan Kementerian Agama juga masuk dalam penerima bantuan.
"Jadi hampir 61 juta siswa kita, murid-murid lalu anak-anak yang terkoneksi internet untuk mendapatkan subsidi internet. Supaya mereka tetap belajar," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (11/11/2020).
Sambung dia, bantuan juga diberikan kepada tenaga pengajar. Adapun, sebanyak 3,5 juta guru dan 285 ribu dosen mendapatkan subsidi kuota internet untuk memberikan pembelajaran melalui internet.
"Ini adalah bagian dari program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi yang bisa menjadi opportunity (pengembangan ekonomi digital)," katanya.
Saat ini, pengembangan ekonomi digital masih menghadapi tantangan. Salah satunya keterbatasan infrastruktur yang masih harus terus diperbaiki. Hal ini tergambarkan dari data yang menunjukkan, 12 ribu desa belum terkoneksi internet.
"Pemerintah juga menganggarkan Rp413 triliun untuk infrastruktur, plus khusus TIK sebesar Rp30 triliun," bebernya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)