Sahin bersama dengan istrinya Oezlem Tuereci, ikut memiliki BioNTech yang sekarang bernilai USD24 miliar. Menurut surat kabar Jerman Welt am Sonntag, berkat BioNtech mereka berdua kini berada di antara 100 orang terkaya di Jerman. Sahin mendirikan BioNTech pada 2008, dengan dukungan dari miliarder Jerman bersaudara Thomas dan Andreas Struengmann.
Pada Agustus lalu yayasan milik pendiri Microsoft Bill Gates, Bill & Melinda Gates Foundation, menginvestasikan USD56 juta di BioNTech yang juga menggagas program HIV dan tuberkulosis. Pfizer dan BioNTech telah sepakat untuk memasok pemerintah AS dengan 100 juta dosis vaksin corona di bawah kesepakatan USD1,95 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)