Sri Mulyani Sebar 2.447 Lulusan STAN di Pemda dan Kepolisian

Rina Anggraeni, Jurnalis
Jum'at 13 November 2020 13:16 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Kementerian Keuangan merupakan bidang yang sangat penting dan strategis karena akan menjadi penggerak berbagai program dan kegiatan dalam mencapai tujuan bersama yang muaranya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rangka untuk terus menerus memperbaiki dan mengoptimalkan pengelolaan keuangan negara baik dalam APBN maupun APBD, maka diperlukan adanya SDM yang kompeten dan handal.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Pemimpin Era Transformasi Digital, Jawabannya Mengejutkan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan Hadiyanto mengatakan Kementerian Keuangan telah merekrut putra-putri terbaik dari seluruh pelosok tanah air untuk dididik dalam proses akademik di PKN STAN.

"Ini hasil pendidikan tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pekerjaan di Kementerian Keuangan namun juga untuk memenuhi kebutuhan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah,” jelas Sekjen Kemenkeu dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Hadiyanto menambahkan bahwa pengembangan dan penyediaan SDM untuk pengelolaan negara dari lulusan PKN STAN bahkan telah menjadi backbone dari program Kemenkeu Leaders Factory yang diinisiasi sejak tahun 2016. Dengan program tersebut, Kementerian Keuangan telah menempatkan 1.771 lulusan PKN STAN pada 44 Kementerian/Lembaga (K/L).

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada tahun 2018 melalui penilaian atasan langsung atas kinerja pegawai dari lulusan PKN STAN, diperoleh informasi bahwa skor kepuasaan atas kinerja pegawai dari lulusan PKN STAN adalah 4,19 dari skala 5. Selanjutnya evaluasi pada tahun 2019 skor kepuasannya meningkat menjadi 4,23. Menurut Hadiyanto, hal ini menunjukkan bahwa penempatan lulusan PKN STAN pada K/L telah sesuai dengan ekspektasi kinerja yang diharapkan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya