Saham GGRM dan HMSP 'Kebakaran', Pagi Ini Anjlok Lagi

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Jum'at 11 Desember 2020 10:12 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Kenaikan cukai rokok masih menjadi sentimen negatif bagi perusahaan rokok. Pada pembukaan perdagangan hari ini saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mengalami penurunan.

Adapun saham GGRM turun Rp2.275 atau 5,1% ke Rp42.000 dan saham HMSP turun Rp45 atau 2,69% ke Rp1.625. Penurunan juga terjadi sejak penutupan perdagangan kemarin.

Baca Juga: 7 Fakta Cukai Naik 12,5% yang Bikin Harga Rokok Mahal, Waspada Nomor 4

Tarif cukai hasil tembakau atau cukai rokok 2021 naik 12,5%. Menteri Keuangan (Menkeu) mengatakan kebijakan ini akan efektif berlaku pada Februari 2021.

"Kebijakan cukai hasil tembakau yang saya sampaikan akan berlaku efektif Februari 2021," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam video virtual.

Baca Juga: Kabar Gembira! Cukai Naik 12,5%, Buruh Rokok Dapat BLT

Kata dia, bea cukai dan industri butuh waktu sekitar 2 bulan untuk melakukan sosialisasi dan implementasi dari kebijakan tersebut.

"Ini untuk memberikan kesempatan kepada jajaran bea cukai dan industri dari mulai percetakan cukai yang baru dan industri untuk melakukan adjustment dalam hal pelekatan cukai hasil tembakau dengan tarif yang baru pada bulan Desember dan Januari ini, sehingga kita memulainya 1 Februari 2021," ujarnya.

Dia menambahkan untuk industri sigaret kretek tangan, pemerintah memutuskan tarif cukainya tidak berubah atau dalam hal ini tidak dinaikkan.

"Karena karakter industri sigaret kretek tangan yang memiliki tenaga kerja terbuka," tandasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya