Menko Airlangga: Pengadaan Vaksin Covid-19 Prioritas Pulihkan Ekonomi

Ferdi Rantung, Jurnalis
Rabu 16 Desember 2020 15:58 WIB
Menko Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)
Share :

JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah memukul ekonomi Indonesia dan negara lainnya di dunia. Namun secara perlahan, situasi yang buruk tersebut telah berangsur membaik.

Hal itu dapat terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat dari kuartal II hingga neraca perdagangan yang surplus sampai pada bulan Oktober.

Dengan pencapaian hasil positif diberbagai sektor, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto meminta kepada semua pihak agar dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi.

"Momentum pemulihan ekonomi perlu dijaga dan ditingkatkan," katanya dalam Webinar IDX Channel Economic Outlook Festival 2021, Rabu (16/12/2020).

Baca Juga: Anggaran Covid-19 Baru Rp481,6 Triliun, Belum Habis-Habis Nih 

Dia menyampaikan untuk menjaga momentum perbaikan ekonomi pemerintah akan terus berupaya dalam pengadaan vaksin. Sebab dengan adanya vaksin, akan membantu pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional.

"Pengadaan vaksin akan menjadi prioritas pemerintah. Vaksin ini bisa menjadi game changer dan dapat membantu untuk pemulihan ekonomi nasional." terangnya

 

Dia menambahkan, selain vaksin, pemerintah berkomitmen melanjutkan program PEN dengan alokasi anggaran sebesar Rp372,3 triliun di 2021. Alokasi anggaran ini telah disiapkan untuk mendorong percepatan implementasi di program perlindungan sosial, sektoral/Pemda, padat karya dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

"Seluruh rangkaian program ini ditujukan untuk mendukung penciptaan lapangan kerja sehingga membantu penyerapan tenaga kerja,” ujar Menko Airlangga.

Tak hanya itu, Adanya UU Cipta Kerja juga dapat mendorong pemulihan ekonomi. Dengan adanya aturan tersebut, memudahkan investor dalam berusaha sehingga dapat meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

"Dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan, maka indonesia diyakini dapat mampu tumbuh di kisaran 4,5% sampai 5,5% dan inflasi dapat dijaga di 3%," tutupnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya