JAKARTA – Desember sudah mau habis, artinya sebentar lagi akan memasuki tahun baru 2021. Salah satu resolusi yang perlu dipersiapkan tentunya adalah aspek keuangan.
Awal tahun adalah waktu yang pas untuk fokus memikirkan kondisi keuangan. Dengan rencana yang tepat, seseorang dapat tetap berpegang pada resolusi keuangannya dan mengakhiri tahun yang akan datang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Namun, bagaimana caranya menetapkan resolusi keuangan di tengah pandemi seperti saat ini?
Dilansir dari Bankrate Jakarta, Sabtu (26/12/2020), berikut ini 11 resolusi keuangan untuk membantu memulai tahun baru, sekaligus tips dari para ahli tentang cara mempertahankannya.
Baca Juga: 7 Rahasia di Balik Kesuksesan Bisnis Rumahan
1. Bayar hutang kartu kredit
Untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, hutang kartu kredit konsumen turun pada tahun 2020. Data ini sedikit mengejutkan mengingat resesi yang disebabkan oleh pandemi. Tetapi, artinya ini ada harapan bahwa konsumen dapat mengendalikan utangnya.
Jadi, jika memiliki hutang kartu kredit, pertimbangkan menjadikannya sebagai tujuan untuk melunasinya. Ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan, tetapi dua strategi umum adalah melunasi hutang tertinggi terlebih dahulu atau hutang terkecil terlebih dahulu.
2. Buat rencana pengeluaran
Loreen Gilbert, seorang manajer kekayaan dan CEO berpengalaman di WealthWise Financial Services mengatakan, jika pernah mengalami kesulitan untuk mempertahankan anggaran di masa lalu, pertimbangkan untuk menggantinya dengan membuat rencana pengeluaran.
Rencana pengeluaran memungkinkan seseorang untuk membatasi diri pada apa yang tidak dapat dibelanjakan. Mulailah dengan menentukan pendapatan tetap bulanan, kemudian putuskan kategori pengeluaran apa yang terpenting.
Baca Juga: Tambah Pemasukan dari 5 Bisnis Rumahan
3. Tabungan Autodebet
Salah satu cara termudah untuk menabung adalah mengotomatiskan. Saat mengotomatiskan tabungan, maka tidak perlu memikirkan berapa banyak uang yang ingin disisihkan setiap bulannya.
Sebagian besar perusahaan mengizinkan karyawan untuk membagi gaji, sehingga jumlah yang berbeda masuk ke akun yang berbeda. Jika tidak, coba atur transfer otomatis pada bank yang digunakan.
4. Mulai Bangun dana darurat
Di tengah keadaan yang tidak pasti, tentunya dana darurat akan sangat berguna. Belajar dari hal tersebut, maka tahun baru adalah waktu yang tepat untuk memulainya. Secara umum, para ahli merekomendasikan untuk menghemat biaya hidup selama tiga hingga enam bulan. Mulailah dengan membuka rekening tabungan hasil tinggi yang terpisah dan berdedikasi.
Lakukan beberapa tips seperti evaluasi pengeluaran dan cari pengeluaran mana yang dapat dikurangi untuk menabung, tetapkan tujuan tabungan, siapkan kontribusi otomatis, dan cobalah untuk meningkatkan kontribusi menabung dari waktu ke waktu.