Dia menambahkan, dibandingkan dengan negara lain, belum banyak proyek-proyek berwawasan lingkungan yang karakternya cocok menggunakan green bond ataupun karakternya cocok dengan investornya sendiri.
"Karakter investasi seperti LRT maupun mini hidro mungkin dari sisi investornya yang ada di domestik belum terlalu menarik, entah apakah tenornya yang tidak cocok ataupun karakter risikonya tidak cocok. Kita lihat juga transparansi pemerintah surat utang atau green bond melalui penawaran umum harus memiliki tantangan tersendiri sehingga harus banyak persyaratan yang harus dipenuhi sebelum menerbitkan green bond ini," jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)