Sebelumnnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menjelaskan bahwa jaket biru yang dikenakan keenam menteri baru itu terbuat dari bahan yang enak, lalu kalau panas tidak membuat keringat, jika hujan tidak membuat basah. Dari situ ternyata ada makna filosofisnya.
"Artinya, setiap orang yang menggunakannya tidak masalah dalam cuaca apa pun. Jadi maksudnya, menteri kerja kapan saja dalam suasana kapan saja siap bekerja," terang Bey dalam keterangan resmi yang diterima Okezone.
Kemudian untuk warnanya sendiri, Bey menjelaskan bahwa itu sebatas keren. "Warna biru itu keren, 'eye catching', kapan harus tetap segar cerah, ceria, semangat," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)