Harga Minyak Melonjak Imbas Arab Saudi Pangkas Produksi

Antara, Jurnalis
Kamis 07 Januari 2021 07:20 WIB
Minyak Mentah (Shutterstock)
Share :

NEW YORK - Harga minyak naik tajam level tertinggi sejak Februari pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Arab Saudi mengumumkan pemangkasan produksi sukarela yang besar dan penurunan tajam dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret bertambah 70 sen atau 1,3 persen, menjadi menetap pada USD54,30 per barel. Di awal sesi, harga Brent mencapai USD54,73 per barel, merupakan level yang tidak terlihat sejak 26 Februari 2020.

 Baca juga: Harga Minyak Melonjak Hampir 5%

Sementara itu harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup 70 sen lebih tinggi atau 1,4 persen, menjadi ditutup di USD50,63 per barel. Kontrak WTI sempat menyentuh USD50,94 per barel, level tertinggi sejak akhir Februari 2020.

Kontrak berjangka mengurangi keuntungan dalam perdagangan pasca-penyelesaian yang tipis setelah pengunjuk rasa menyerbu gedung Capitol AS dalam upaya untuk menggagalkan pengesahan kekalahan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS November.

 Baca juga: Harga Minyak Mentah Naik Jadi USD48/Barel

Kerusuhan di Washington mengambil alih berita fundamental yang bullish. Kedua kontrak itu hanya naik 39 sen per barel pada pukul 15.46 waktu setempat (1946 GMT).

Pendukung Trump mengerumuni Capitol AS pada Rabu (6/1/2021), menutupnya, ketika Wakil Presiden Mike Pence menolak permintaan presiden untuk membatalkan kekalahannya dari Joe Biden Demokrat dan pemimpin Senat Republik mengecam upaya di Kongres untuk membatalkan hasil pemilihan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya