Modal Investasi dari Utang hingga Gadai BPKB, Hati-Hati Buntung

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis
Selasa 19 Januari 2021 10:39 WIB
Investasi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Minat investasi di pasar modal meningkat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Namun, kini ada fenomena baru yang menarik yakni mereka berinvestasi di bursa saham berorientasi pada profit atau capital gain meskipun mereka harus berutang.

"Namun hanya saja setiap investor pemula ini harus mampu mengukur profil risikonya masing-masing sebelum membeli saham supaya mereka beruntung dan tidak buntung," kata pengamat Ekonomi Ryan Kiryanto saat dihubungi di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Newbie Rela Utang demi Saham Bukti Literasi Masih Rendah 

Mereka juga perlu pertimbangkan prospek harga sahamnya ke depan supaya saat sahamnya dijual, mereka dapat untung lebih sehingga bisa memenuhi kewajiban utang dan bunganya.

Sebenarnya cukup berisiko bermain saham untuk arena investasi dari sumber dana berutang karena probabilitas investor dapat cuan atau untung (capital gain) saat saham dilepas untuk membayar utangnya boleh jadi kansnya fifty-fifty mengingat adanya fluktuasi pasar.

"Jadi, modal investasi main saham dari utang atau gadaikan BPKB tidak jadi soal kalau tipe investornya sudah pada level good investor atau yang tahu risiko investasi dan tahu mitigasi risikonya," ucap dia.

Akan tetapi bagi investor pemula dengan level literasi investasi di bursa saham yang rendah atau baru tahap coba-coba atau belajar untung-untungan, sebenarnya cukup berisiko.

"Untuk itu, besaran nilai dana investasinya jangan besar-besar dulu, tapi yang kecil-kecil dan terjangkau sehingga kalau sampai merugi tidak terlalu besar," kata Ryan.

Adapun saran lain, pemilik dana juga harus punya simpanan dana cukup di bank sebagai sarana diversifikasi investasi. "Prinsipnya jangan taruh semua telur dalam satu keranjang," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya