JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak berhasil menguat pada penutupan perdagangan hari ini. Sentimen ditahannya suku bunga Bank Indonesia di 3,75% juga tak mampu mengangkat indeks saham.
IHSG yang sempat menembus level 6.500, kini melemah 0,25% ke 6.413 pada akhir perdagangan.
Baca Juga: Jeda Makan Siang, IHSG Menguat Tipis ke 6.430
Pada penutupan perdagangan, Kamis (21/1/2021), indeks LQ45 turun 0,16% ke 1.013,21, indeks JII turun 0,32% ke 667,51, indeks IDX30 turun 0,57% ke 541,96 dan indeks MNC36 turun 0,51% ke 342,92.
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) atau suku bunga acuan tetap di 3,75%. Hal ini menjadi keputusan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG).
Baca Juga: Menanti Kekuatan IHSG di Level 6.500
Sedangkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,00%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50%
Gubenur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan ini mempertimbangkan prakiraan inflasi yang tetap rendah, stabilitas eksternal yang terjaga, dan sebagai langkah lanjutan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
"Berdasarkan assment menyekuruh secara keseluruhan Rapat Dewan Gubernur BI pada tanggal 20 sampai 21 Januari memutuskan untuk menahan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 3,75%. Keputusan ini mempertimbangkan perlunya stabilitas nilai tukar rupiah dan akselerasi ekonomi," kata Perry.
(Feby Novalius)