"Ini harus disampaikan ke publik apa saja manfaatnya sehingga bisa dirasakan langsung oleh para pelaku usaha. Sosialisasi harus lebih intensif dan aktif bahwa perjanjian dagang ini memiliki manfaat yang sangat banyak," ungkapnya.
Adapun 11 perjanjian dagang yang ditargetkan selesai tahun ini antara lain Indonesia-European Union CEPA, Indonesia-Turkey CEPA, Indonesia-Pakistan TIGA (upgrading from PTA), Indonesia-Bangladesh PTA, Indonesia-Tunisia PTA, Indonesia-Iran PTA.
Selanjutnya, Indonesia-Mauritius PTA, Indonesia-Morocco PTA, ASEAN Economic Community (AEC), review ASEAN-India FTA (AIFTA), dan review ASEAN-Australia-New Zealand FTA.
(Feby Novalius)