Laba Semen Indonesia Naik 16,73% di 2020

, Jurnalis
Selasa 02 Maret 2021 12:32 WIB
Semen (Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Sepanjang tahun 2020, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai 16,73% menjadi Rp 2,79 triliun dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu Rp 2,39 triliun. Sedangkan pendapatan justru turun 12,87% dari Rp 35,17 triliun menjadi Rp 40,37 triliun.

Direktur Utama Semen Indonesia (SIG), Hendi Prio Santoso dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, meskipun kondisi ekonomi dan industri semen di Indonesia berkontraksi akibat pandemi Covid-19 tahun lalu, ditambah ketatnya persaingan, perseroan tetap mampu mencetak pertumbuhan kinerja keuangan, khususnya dalam hal efisiensi biaya.

 Baca juga: Semen Indonesia Kantongi Laba Rp1,54 Triliun

Menurutnya, keberhasilan perseroan mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan didukung berbagai inisiatif strategis, seperti keberhasil perseroan menekan beban pokok pendapatan tahun 2020. Penurunannya jauh lebih besar dibandingkan dengan penurunan pendapatan, sehingga perseroan berhasil mencatatkan peningkatan marjin EBITDA menjadi 25,80%.

“Perseroan jugaa melakukan pengelolaan arus kas secara disiplin, serta menerapkan kebijakan belanja modal yang ketat, sehingga Perseroan mampu mengelola arus kas dari aktivitas operasi tetap positif,” ujarnya mengutip Neraca.

 Baca juga: Proyek Infrastruktur Tertunda akibat Covid-19, Penjualan Semen Lesu

Terkait dampak pandemi Covid-19 bagi perseroan, Hendi menyampaikan, memicu penurunan pendapatan sebesar 12,87% menjadi Rp 35,17 triliun. Penurunan ini dipengaruhi pelemahan permintaan akan produk bahan bangunan. Penundanaan pengembangan sejumlah proyek strategis nasional akibat kebijakan realokasi anggaran pemerintah juga memicu penurunan pendapatan tersebut. ”Menyikapi kondisi pasar dalam negeri, pada 2020, perseroan menggenjot ekspor ke berbagai negara, seperti Australia, Bangladesh, Srilanka, dan Tiongkok,”jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya