JAKARTA – Cara budidaya bawang merah menjadi salah satu alternatif untuk bercocok tanam. Khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah dataran rendah, bawang merah cocok untuk tumbuh di sana.
Secara umum, tanaman bawang merah cocok tumbuh di dataran rendah sampai tinggi di kisaran 0–1000 meter di atas permukaan laut (MDPL). Ketinggian optimum untuk pertumbuhan dan perkembangan bawang merah adalah 0 sampai 450 mdpl.
Tanaman bawang merah peka terhadap curah hujan dan intensitas hujan yang tinggi serta cuaca berkabut. Tanaman ini membutuhkan penyinaran cahaya matahari maksimal di mana minimal 70% penyinaran dan suhu udara 25 hingga 32 derajat celcius, dan kelembaban nisbi 50 hingga 70%.
Baca Juga: 5 Manfaat Bawang Merah yang Jarang Diketahui, Apa Saja?
Tanaman bawang merah memerlukan tanah berstruktur remah, tekstur sedang sampai liat, drainase dan aerasi yang baik, mengandung bahan organik yang cukup, dan pH tanah netral. Artinya tanag yang paling cocok untuk tanaman bawang merah adalah tanah Aluvial atau kombinasinya dengan tanah Glei-Humus atau Latosol.
Tanah lembab dengan air yang tidak menggenang disukai oleh tanaman bawang merah. Waktu tanam bawang merah yang baik adalah pada musim kemarau dengan ketersediaan air pengairan yang cukup, yaitu pada bulan April atau Mei setelah padi dan pada bulan Juli atau Agustus.
Dikutip dari website Kementerian Pertanian, Rabu (3/3/2021). Berikut tata cara untuk melakukan budi daya tanaman bawang merah:
1. Benih
Varietas yang dianjurkan adalah Kuning, Kramat–1 dan Kramat–2. Pada umumnya bawang merah diperbanyak dengan menggunakan umbi sebagai bibit.
Kebutuhan umbi benih berkisar antara 800 hingga 1500 kilogram per hektar. Kualitas umbi bibit merupakan salah satu faktor yang menentukan tinggi rendahnya hasil produksi bawang merah.
Umbi untuk bibit harus berasal dari tanaman yang sudah cukup tua umurnya, yaitu sekitar 60 hingga 90 hari setelah tanam tergantung varietas. Umbi sebaiknya berukuran sedang 5 sampai 10 gram. Penampilan umbi bibit segar dan sehat, bernas padat, tidak keriput dan warnanya cerah tidak kusam.
Umbi bibit sudah siap ditanam apabila telah disimpan 2 sampai 4 bulan sejak panen, dan tunasnya sudah sampai ke ujung umbi. Cara penyimpanan umbi bibit yang baik adalah dalam bentuk ikatan di atas para-para dapur atau disimpan di gudang khusus dengan pengasapan.