Erick Thohir Targetkan Holding BUMN Ultra Mikro Lahir pada Kuartal III-2021

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Jum'at 05 Maret 2021 19:09 WIB
Erick Thohir (Foto: KBUMN)
Share :

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro terealisasi pada kurtal III-2021. Saat ini proses sinergitas terus dilakukan.

Menteri BUMN Erick Thohir memaparkan, sinergi antara PT Pegadaian (Persero), PT Bank BRI (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM akan memperkuat data para nasabah. Bahkan keberadaan holding diyakini mampu mendorong pelaku UMKM agar bisa naik kelas.

"Insya Allah pada kuartal III tahun ini tuntas sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM. Supaya apa? Supaya salah satunya memastikan dengan data yang konkrit dan riil, pengusaha bisa naik kelas," ujar Erick Jumat (5/3/2021).

Dalam skema Holding Ultra Mikro, khusus nasabah PNM yang memperoleh pinjamam senilai Rp1-Rp3 juta tanpa agunan, bisa memperoleh pinjaman Rp20-Rp30 juta.

Selain itu, perluasan jangkauan dan akses layanan kredit UMi dinilai sangat dibutuhkan masyarakat di segmen paling bawah. Mengingat dari 57 juta pelaku UMKM di Indonesia, sekitar 30 juta di antaranya belum tersentuh layanan perbankan dan menjadi target incaran dari rentenir alias lintah darat.

Rencananya, pembentukan holding BUMN ini akan dilakukan melalui aksi rights issue, setelah mendapat arahan dari Komite Privatisasi dan rekomendasi dari Menteri Keuangan serta konsultasi dengan DPR. Negara akan mengambil bagian dengan mengalihkan seluruh saham seri B di Pegadaian dan PNM untuk disetorkan ke BRI. Kepemilikan saham pemerintah di BRI dipastikan terjaga di level 56,75 persen.

Pemerintah juga menargetkan jumlah nasabah dari pelaku usaha kecil yang terlayani dari 15 juta orang menjadi 29 juta orang pada 2024.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya