JAKARTA - Kinerja pasar obligasi Indonesia di Januari 2021 terlihat cukup tertekan. Salah satu penyebabnya adalah imbal hasil pemerintah tenor 10 tahun naik sebesar 5,45% ke level 6,21%.
Wealth Management Head Bank OCBC NISP Juky Mariska menilai kondisi pasar obligasi masih cukup menarik untuk level saat ini.
Baca Juga: 2 Provinsi Bakal Terbitkan Obligasi Daerah
"Dengan adanya ruang untuk pemangkasan suku bunga acuan, rendahnya inflasi dan Rupiah yang relatif stabil menguat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (8/3/2021).
Dia menyebut, pemerintah dan Bank Indonesia akan terus melakukan sinergi kebijakan makro ekonomi yang akomodatif untuk mendukung pemulihan.
Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Alasan Terbitkan Sukuk Ritel SR014
"Kami memperkirakan imbal hasil obligasi akan berada di kisaran 6,00-6,20 untuk kuartal pertama tahun ini," kata dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)