Baca Juga: IHSG Tak Mampu Menghijau, Ditutup Turun 0,2% ke 6.248
Sementara itu, Reza menjelaskan, dengan adanya kenaikan imbal hasil US Treasury ini menekan pasar global. Menurut dia, naiknya yield obligasi memberikan gambaran bahwa tingkat risiko pelaku pasar juga mengalami kenaikan.
“Karena risiko pelaku pasar itu mengalami kenaikan maka direflesikan dengan kenaikan yield tersebut gitu. Nah efeknya dengan kenaikan yield tersebut maka kondisi dari pasar saham global itu agak sedikit tertahan walaupun memang ada sejumlah saham-saham yang mengalami kenaikan, tapi di sisi lain tingkat risiko dari pelaku pasar itu masih ada,” jelas Reza.
(Feby Novalius)