Oleh karena itu, dia menyebut pentingnya untuk mengembangkan investor berkualitas di Indonesia agar tidak terjerumus ke fenomena pompom saham. Sebab, jika hanya ingin mengejar market cap saja maka fenomena pompom saham lebih dibutuhkan.
"Dengan adanya OJK sebagai pengawas dan BEI sebagai wadah untuk melakukan transaksi dan sekuritas ada broker yang membantu atau memfasilitasi transaksi, kemudian ada analis yang memberikan hasil rekomendasinya, paling tidak itu bisa memberikan benefit buat investor dibandingkan mereka mendapatkan rekomendasi yang ga jelas," ucapnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)