JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini. IHSG tertekan 1,16% berada di level 6.180.
Economist PT Panin Sekuritas Hosianna Evalita Situmorang menerangkan, hari ini IHSG diprediksi berada di zona merah. Hal ini didorong oleh kondisi market global yang mayoritas mengalami pelemahan.
Baca Juga: 357 Saham di Zona Merah, IHSG Berakhir Lesu 0,,77% ke 6.252
“Pasti dampaknya terhadap pergerakan bursa di domestik memang kecenderungannya nanti di awal pembukaan kita masih berpotensi masuk ke zona merah. Didrive dari perkembangan di global dan juga kalau kita lihat isu kekhawatiran terhadap fase ketiga,” terangnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (24/3/2021).
Menurut dia, pergerakan IHSG di zona merah ini hanya dalam jangka waktu yang pendek. Ekonom tersebut optimis di tahun 2021 IHSG masih akan lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya.
Baca Juga: IHSG Dibuka Anjlok Nyaris 1%, 179 Saham Kebakaran
“Ini memang di short term ya masih akan tetap di zona merah. Kami masih optimis di 2021 ini harusnya IHSG masih lebih baik dibandingkan di kuartal sebelumnya. Sebab masih ditopang dari pemulihan ekonomi jadi harusnya nanti peningkatan aktivitas konsumsi itu juga akan mendorong dari perbaikan kinerja emiten,” ujar Hosianna.
Sementara itu, Hosianna menuturkan, IHSG diprediksi akan rebound di esok hari. Hal ini didorong dari berbagai stimulus yang digelontorkan pemerintah.
“Di sepanjang hari ini kita masih berada di zona merah karena juga harga komoditas kalau kita lihat juga cenderung mayoritas terkontraksi, tapi ini memang hanya di kondisi short term. Karena nanti selanjutnya ini seiring dengan realisasi stimulus pemerintah dari dalam negeri, yang pasti PPnBM juga sudah diperluas ke segmen 2.500 cc itu kan per April 2021 ini ya,” ucapnya.
(Feby Novalius)