JAKARTA - Pemerintah berencana akan memberikan 1,5 juta dosis vaksin AstraZeneca dalam waktu dekat ke Provinsi Bali. Tepatnya antara bulan Maret atau April 2021.
"Jadi saya baru saja mendapat kabar dari Jakarta, kami akan berbicara kepada Gubernur terkait vaksin AstraZeneca akan lebih banyak untuk Bali. Jadi kami harap Bali bisa memperoleh 1,5 juta vaksin. Harapannya di bulan ini atau bulan depan," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam Bali Investment Forum 2021 secara virtual Jumat (26/3/2021).
Baca Juga: 17.387 Perusahaan Daftar Vaksin Gotong Royong, 8,6 Juta Pekerja Siap Disuntik
Dia menjelaskan program vaksinasi ini bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Bali, sehingga bisa mendongkrak jumlah wisatawan domestik.
"Pariwisata ini salah satu sektor terpenting bagi kami. Namun sekali lagi, Bali adalah salah satu targetnya. Maka itu kami akan terus berupaya keras," ungkap dia.
Dia juga menambahkan, wisatawan domestik punya peran penting dalam pertumbuhan sektor pariwisata. Pasalnya, sekitar 90% dari total wisatawan di Indonesia adalah wisatawan domestik.
"Bagi kami, wisatawan internasional sangat penting. Namun apabila kami bisa meningkatkan lebih banyak wisatawan domestik, itu juga bisa membantu sektor pariwisata," jelas dia.