Sejumlah kendaraan baik itu motor dan mobil milik pengunjung maupun pembeli terlihat terparkir di bahu jalan. Meski demikian, sejumlah juru parkir tetap merapikan parkiran tersebut sehingga kemacetan tidak terjadi.
Penjualan mainan di Pasar Gembrong tak seperti bisnis lainnya yang mengalami kelesuan. Hal itu diungkapkan oleh beberapa penjual dan pelayan toko di Pasar Gembrong.
Salah satu penjual, Ardi menyatakan bahwa wabah corona tak mengganggu pemasukan para pedagang. Sebab, berdasarkan penghitungannya selama ini, pandemi Covid-19 turut membuat beberapa produk jualannya mengalami peningkatan penjualan.
"Di sini penjualan enggak pengaruh corona. Pengunjung masih tetap ramai, malah beberapa produk alami peningkatan penjualan," kata Ardi kepada Okezone di lokasi, Minggu (4/4/2021).
Dia menjelaskan, beberapa jenis mainan yang kerap diburu masyarakat seperti mobil remote control, tempat berenang anak, dan sepeda anak. Dirinya menduga adanya lonjakan permintaan mainan karena kini banyak aktivitas yang dilakukan di rumah.
"Barang-barang seperti mobil remote control paling banyak dicari. Harganya kisaran Rp300.000 hingga Rp750.000. Kalau diperkirakan kenaikan penjualan selama pandemi kisaran 25%-50%," ujarnya.
Cerita sama diungkapkan oleh Arman yang mengaku jualannya tidak mengalami penurunan ketika pandemi Covid-19 menyerang Indonesia. Masyarakat masih memilih Pasar Gembrong bila mencari mainan anak karena harganya yang masih murah ketimbang di tempat lain dan pasar online.
"Kalau dibandingkan harga-harga di sini memang lebih murah. Kadang-kadang mereka yang mencari barang untuk dijual lagi saja belinya di sini. Mainan di sini harganya dari Rp50.000 hingga ada yang mencapai Rp1.000.000," kata dia.
Drinya tak menghitung berapa kenaikan nilai penjualan selama ada wabah corona tersebut. Namun, dia memprediksi jelang Lebaran nanti pengunjung akan meramaikan kawasan tersebut.
"Biasanya seminggu jelang Lebaran di sini pasti padat banget. Tahun lalu saja, masih tetap ramai. Apalagi kalau para pekerja sudah cair THRnya, pasti tidak lama Pasar Gembrong diserbu pembeli," kata dia.