Baca Juga: Mudik Dilarang, Sandiaga Uno Siapkan Prokes Wisata Lokal
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, ada beberapa alasan mengapa jalan tol layang terpanjang di Indonesia ini diberi nama jalan MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed. Salah satunya, UEA ikut memberikan dukungan yang cukup besar kepada lembaga sovereign wealth fund (SWF), yang bernama INA atau Indonesia Investment Authority. Diperkirakan SWF mendapat suntikan dana dari UEA sekitar Rp144 Triliun.
“Di bidang ekonomi, investasi dari UEA merupakan salah satu investasi terbesar di Indonesia baik infrastruktur maupun dukungan dalam volume yang besar SWF,” jelasnya. (fbn)
(Rani Hardjanti)