JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir meminta manajemen sejumlah perusahaan pelat merah mengikuti aksi korporasi PT Pertamina (Persero). Di mana perseroan memiliki subholding perkapalan, yakni PT Pertamina Shipping International (PIS).
Sejumlah perseroan yang dimaksud Erick Thohir adalah PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, PT Telkom Indonesia (Persero), hingga perusahaan strategis lainnya. Khusus untuk PIS, pemegang saham menargetkan akan menjadi pemain global di industri energi baik dari sisi marine dan logistik.
Baca Juga: 7 BUMN Segera Dibubarkan karena Mati Suri Sejak 2008
Mantan Bos Inter Milan itu yakin betul, jika strategi bisnis yang sedang dan sudah dirumuskan mampu membawa BUMM menjadi pemain global kedepannya. Karena itu, dia mengarahkan agar manajemen mampu mengambil langkah besar dan relevan dengan kondisi pasar saat ini.
"Strateginya sekarang yang saya bisa lihat secara nyata, langkahnya, posisinya, strateginya, dan siap untuk bersaingnya itu adalah real jadi bukan hanya kaleng-kalengan," ujar Erick, Rabu (5/5/2021).
Baca Juga: Mati Suri, Begini 4 Profil BUMN yang Mau Dibubarkan Erick Thohir
Saat peresmian Pertamina Shipping International, Erick berujar, menjadi satu keharusan jika BUMN memperbaiki supply chain bagi ketahanan energi nasional, sebab, Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan hal tersebut.