JAKARTA - PT Hero Supermarket Tbk atau HERO Group telah memutuskan untuk menutup seluruh gerai supermarket Giant di Indonesia mulai akhir Juli 2021. Artinya, Giant dipastikan akan menjadi kenangan dalam bisnis ritel di tanah air.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan bahwa turunnya kinerja bisnis ritel tentu tak terlepas dari dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19. Contohnya saja, pembatas mobilitas masyarakat.
Pandemi membuat pergerakan masyarakat dibatasi sehingga traffic pengunjung ke gerai dengan konsep hypermarket menjadi menurun.
Baca Juga: Ambil Ilmu Bisnis dari Tutupnya Giant
"Penyebab merosot - nya kinerja sektor usaha dengan konsep hypermarket yakni masyarakat dibatasi mobilitas - nya sehingga cenderung berbelanja di tempat yang terdekat dengan rumah yaitu seperti minimarket dan sejenisnya." Katanya kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (26/5/2021)
Kemudian, lanjut Alphonzus, pandemi membuat daya beli masyarakat melemah. Adanya pemutusan hubungan kerja dan potongan gaji membuat konsumsi rumah tangga menurun.