Perbuatan Tak Manusiawi! 5 Calon Pekerja Migran yang Kabur Cuma Dikasih Makan Kolak 3 Sendok

Michelle Natalia, Jurnalis
Minggu 13 Juni 2021 11:10 WIB
Investigasi 5 CPMI (Foto: Kemnaker)
Share :

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan melakukan investigasi terkait lima calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang kabur dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Central Karya Semesta (CKS). BLKLN CKS berlokasi di Jalan Lobak, Bumiayu, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur.

Investigasi yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat-Sabtu (11-12/6/2021) ini menemukan adanya sejumlah perlakuan tidak manusiawi yang dilakukan pihak BLKLN CKS terhadap 5 CPMI, sehingga membuatnya nekat kabur dari lantai 4 tempat pelatihan tersebut.

"Dari pemeriksaan yang telah dilakukan tim dari Kementerian Ketenagakerjaan, manajemen BLKLN CKS terindikasi telah melakukan perbuatan yang tidak manusiawi terhadap 5 CPMI," kata Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono di Jakarta, MInggu (13/6/2021).

Baca Juga: Menaker Terbitkan Aturan Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia

 

Perlakuan yang tidak manusiawi dan menjurus ke perbudakan itu, seperti hukuman bullying terhadap CPMI. CPMI tidak boleh keluar dan dikunjungi oleh pihak keluarga dan aturan makan sehari-hari yang tidak sesuai, yakni sehari semalam CPMI hanya dikasih makan sekali, pagi hari hanya diberi kolak 3 sendok, kemudian CPMI disuruh minum air yang banyak.

Suhartono mengatakan, atas tindakan yang tidak manusiawi tersebut, pihaknya bersama Pengawas Ketenagakerjaan Kemnaker akan mengambil tindakan tegas kepada pihak yang bertanggungjawab di balai latihan kerja yang berada di bawah naungan PT Cipta Karya Sejati (PT CKS) ini.

"Temuan dari tim di lapangan ini akan menjadi acuan untuk nantinya diambil tindakan terhadap manajemen BLKLN CKS, maupun P3MI PT. CKS," ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya